Korban Banjir Sungai Jenneberang Terus Bertambah, BBPP Batangkaluku Siapkan Posko Pengungsi



INILAHCELEBES.ID, Gowa - Hujan yang terus mengguyur Kabupaten Gowa dan hampir seluruh wilayah Sulawesi Selatan beberapa hari ini, mengakibatkan ketinggian air semakin meningkat dan berpotensi menyebabkan banjir yang cukup tinggi.

Masyakarat yang bermukim di sekitaran bantaran sungai Jenneberang tak luput dari banjir yang berasal dari luapan air sungai tersebut.

Jembatan kembar sempat ditutup guna mencegah terjadi korban dan mengantisipasi rubuhnya jembatan. Hal itu dikarenakan ketinggian air yang semakin meningkat.

Salah satu daerah yang terkena banjir adalah BTN Aljibra Kelurahan Bontoramba, Kabupaten Gowa. Sebagian besar wilayah tersebut terendam banjir akibat luapan sungai Jeneberang.

BBPP Batangkaluku sebagai tempat terdekat dari lokasi kejadian menampung pengungsi kurang lebih 100 orang yang terdiri dari anak-anak, lansia, dan sisanya orang dewasa.

Jumlah ini akan terus bertambah seiring dengan intensitas hujan semakin yang meningkat.

"Kami panik mendengar kalau sungai Jeneberang meluap, apalagi banyak keluarga saudara-sauadara kita yang bekerja di Balai juga tinggal di perumahan sekitar Sungai Jeneberang," ungkap Erma pegawai BBPP Batangkaluku.

"Namun tak lama kemudian ternyata sudah banyak yang berdatangan ke kantor untuk mengungsi dikarenakan rumah mereka sudah terendam banjir, mereka masih takut untuk kembali kerumah karena ketinggian air yang semakin meningkat," lanjutnya.

"Di balai kami menyediakan aula dan kelas untuk menampung pengungsi yang terus berdatangan," tambahnya.

Salah satu pengungsi, Fitri sangat berterima kasih kepada BBPP Batangkaluku yang sudah menyiapkan tempat sementara untuk mengungsi. Ia berharap semoga banjir cepat surut sehingga mereka bisa berkumpul kembali bersama keluarga di rumah. (rls)

Editor: Fhyr

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال