​2 Tahun Berkiprah, Pusat PATBM Wajo Targetkan Jangkau Hingga ke Seluruh Desa


​WAJO, InilahCelebes.com - Momentum akhir tahun menjadi ajang evaluasi sekaligus perayaan bagi Pusat Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) Kabupaten Wajo. 

Bertempat di Taman Baca, Jalan Masjid Raya, Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Kamis (25/12/2025), PATBM Wajo menggelar Refleksi Akhir Tahun yang dirangkaikan dengan perayaan hari jadi ke-2 lembaga tersebut.

​Dalam suasana hangat dan sederhana yang diwarnai dengan pemotongan nasi tumpeng, Ketua Pusat PATBM Wajo, Muh. Mursyidin, memaparkan rekam jejak dan capaian krusial yang telah diraih sejak lembaga ini resmi dilantik dua tahun lalu.

​Nyata Mendampingi Anak di Garis Depan
​PATBM Wajo terbukti menjadi garda terdepan dalam menangani berbagai persoalan anak di Bumi Lamaddukelleng. 

Mursyidin merinci beberapa aksi nyata yang telah dilakukan, di antaranya:
​Akses Pendidikan: Mendampingi anak usia sekolah yang terancam putus sekolah akibat kendala biaya.

​Layanan Kesehatan: Membantu pengurusan administrasi bagi anak-anak yang kesulitan mendapatkan akses layanan kesehatan.

​Kabupaten Layak Anak (KLA): Menjadi pilar strategis dalam upaya Pemerintah Daerah mewujudkan Wajo sebagai Kabupaten Layak Anak.

​Ambisi 2026: Merambah 14 Kecamatan dan Desa

Dua tokoh pemuda Wajo, Direktur WIM, Nurdin Sonte dan advokat Wahyu menyatakan sikap bergabung bersama Pusat PATBM Wajo

​Memasuki usia ke-2, PATBM Wajo tidak ingin berpuas diri. Mursyidin, yang akrab disapa Kak Din, menegaskan bahwa target besar ke depan adalah memperluas jangkauan perlindungan anak hingga ke tingkat akar rumput.

​"Target kami bisa menjangkau 14 kecamatan di Wajo. Bahkan jika perlu, kita bentuk PATBM di seluruh desa yang ada di Kabupaten Wajo. Kami juga berharap bisa memperluas kerja sama dengan multi stakeholder. Kami bertekad, 2026 ini PATBM Wajo hadir lebih luas melindungi amak," tegas Kak Din penuh optimisme.

​Kolaborasi Demi Rasa Aman
​Untuk merealisasikan target ambisius tersebut, Kak Din mengajak seluruh pengurus dan elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi. Baginya, perlindungan anak adalah tanggung jawab kolektif.

​"Kami mengajak semua pihak untuk bahu-membahu. Fokus utama kita adalah memastikan anak-anak di Wajo merasakan rasa aman dan nyaman dalam tumbuh kembangnya," tambahnya di sela-sela diskusi rencana kerja tahun 2026.

Momen ini jiga diwarnai hadirnya 2 tokoh muda di Wajo, yakni Direktur WIM, Nurdin Sonte dan advokat dari Pelita Hukum Independen (PHI), Wahyu. Keduanya menyatakan tekad ingin mewakafkan diri bersama Pusat PATBM Wajo dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada anak di Kabupaten Wajo.

Turut hadir, ustaz Hamzah dari Kecamatan Pitumpanua dan turut menyatakan sikap bergabung di Pusat PATBM Wajo.

​Acara yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif mengenai strategi penguatan kelembagaan untuk menyongsong tantangan di tahun mendatang. (Fhyr/IC)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال