WAJO, InilahCelebes.com - Kecelakaan maut kembali terjadi di jalan lintas provinsi, tepatnya di Jalan Poros Makassar-Palopo, Dusun Abbanuangnge, Desa Lalliseng, Kecamatan Keera, Kabupaten Wajo. Sebuah Bus Mercedes Benz milik PO Bintang Timur dengan nomor polisi DP 7442 GA mengalami kecelakaan tunggal (out of control) pada Selasa dini hari (30/12/2025) sekira pukul 02.30 WITA.
Insiden tragis ini mengakibatkan dua orang penumpang meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka-luka setelah bus menghantam tiang listrik serta pembatas jembatan.
Kronologi Kejadian
Sat Lantas Polres Wajo melalui Kanit Laka Sat Lantas Polres Wajo, IPTU Rahmat Akbar, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat bus yang dikemudikan oleh Abd. Rasyid (56) bergerak dari arah selatan (Makassar) menuju utara (Palopo) dengan kecepatan sedang.
"Kondisi di lokasi saat itu sedang hujan sehingga jalanan licin. Medan jalan juga sedikit menikung dan menurun. Sopir diduga kehilangan kendali atas laju kendaraannya," ungkap IPTU Rahmat Akbar saat dikonfirmasi, Selasa (30/12).
Lebih lanjut, IPTU Rahmat menjelaskan bahwa bus tersebut oleng ke kanan hingga mengambil hak jalan orang lain, kemudian menabrak tiang listrik dan pembatas jembatan.
"Posisi akhir kendaraan berada di atas pembatas jembatan dalam kondisi rusak berat. Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 50 juta," tambahnya.
Berdasarkan manifest perjalanan, bus tersebut memuat total 26 orang, yang terdiri dari 22 penumpang, 2 sopir, dan 2 kernet. Akibat benturan keras tersebut, dua orang dinyatakan meninggal dunia:
Himawan Halwi, SE (40), seorang PNS asal Kabupaten Luwu. Mengalami patah lengan, patah leher, dan memar di dada.
Aflaha Marfuatin (21), seorang mahasiswi asal Kabupaten Luwu. Mengalami luka terbuka pada lengan dan pendarahan.
Sementara itu, empat orang lainnya, termasuk kernet bus, mengalami luka robek di bagian kepala dan kaki, dan saat ini sedang menjalani perawatan medis di Puskesmas Keera dan Puskesmas Salobulo.
"Untuk penumpang yang selamat dan tidak mengalami luka, langsung dievakuasi menggunakan armada bus Bintang Timur lainnya untuk melanjutkan perjalanan ke tempat tujuan," jelas IPTU Rahmat.
Pihak Sat Lantas Polres Wajo telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti guna penyelidikan lebih lanjut.
"Kami sudah mendatangi TKP, mengevakuasi korban serta kendaraan, dan mencatat saksi-saksi. Saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan (lidik) lebih mendalam," pungkas IPTU Rahmat Akbar.
Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengendara, terutama pengemudi angkutan umum, untuk ekstra waspada saat melintasi jalur poros di musim hujan mengingat kondisi jalan yang licin dan rawan kecelakaan. (Fhyr/IC)

