WAJO, InilahCelebes.com - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo, Sudirman Meru, memberikan atensi serius terhadap keluhan masyarakat terkait mandeknya proyek betonisasi di Jalan Udang, Kelurahan Watallipue, Kecamatan Tempe, Sulawesi Selatan.
Tanpa menunggu aduan resmi masuk ke meja legislatif, Sudirman berinisiatif menemui warga di salah satu warung kopi di Jl. H. Andi Ninnong, Sengkang, Kamis (22/1/2026) malam. Langkah ini diambil guna mendengarkan langsung keresahan warga terkait akses jalan yang terbengkalai.
Kepada warga, Sudirman menjelaskan bahwa proyek tersebut merupakan program dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Saat ini, pekerjaan terhenti karena pihak pelaksana atau kontraktor meninggalkan tanggung jawabnya di tengah jalan karena tidak mampu menyelesaikan pekerjaannya sampai batas waktu kontrak per 31 Desember 2025.
"Selaku wakil rakyat, kami berkomitmen penuh mengawal pembangunan di Kabupaten Wajo. Kami dari Komisi III akan terus memperjuangkan agar proyek di Jalan Udang ini segera dilanjutkan kembali," tegas Sudirman yang juga merupakan anggota Komisi III DPRD Wajo.
Dikonfirmasi secara terpisah, Ketua Komisi III DPRD Wajo, Andi Bayuni, mengonfirmasi kendala yang terjadi di lapangan. Ia membenarkan bahwa pengerjaan fisik tersebut tidak berjalan sesuai rencana.
"Kontraktor pelaksananya berasal dari luar daerah dan saat ini sudah putus kontrak. Karena sumber anggarannya berasal dari APBN, kita harus menunggu proses audit dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Kejaksaan terlebih dahulu untuk memastikan persentase volume pekerjaan yang telah rampung," ungkap Andi Bayuni.
Legislator Partai Golkar tersebut menyayangkan kinerja pihak ketiga yang dinilai tidak profesional karena gagal merampungkan proyek tepat waktu. Ia pun mendesak pihak Kementerian agar mengambil tindakan tegas.
"Kami minta Kementerian untuk memasukkan kontraktor tersebut ke dalam daftar hitam (blacklist). Kami juga tengah berkoordinasi dengan kementerian agar alokasi anggaran untuk Jalan Udang tidak dihapus," tambahnya, Jumat (23/1).
Andi Bayuni berharap proses administrasi dan audit segera tuntas sehingga tender ulang bisa dilaksanakan dalam waktu dekat. "Harapannya tentu agar muncul pelaksana baru yang lebih kompeten, bukan kontraktor sebelumnya yang telah gagal," pungkasnya. (Fhyr/IC)

