WAJO, InilahCelebes.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Wajo memberikan edukasi pengawasan Pemilihan Ketua OSIS (Pilketos) kepada siswa SMA Negeri 4 Wajo, Kamis (24/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula UPT SMA Negeri 4 Wajo tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini sekaligus mendorong keterlibatan siswa dalam pengawasan partisipatif di lingkungan sekolah.
Anggota Bawaslu Wajo sekaligus Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas (P2H), Andi Tenri Sampeang, hadir memberikan materi didampingi Kasubag Pengawasan dan Humas A. Umrawati serta jajaran staf Bawaslu Wajo.
Dalam pemaparannya, Andi Tenri Sampeang mengajak siswa menjadikan Pilketos sebagai ruang belajar berdemokrasi secara langsung. Menurutnya, proses pemilihan Ketua OSIS tidak hanya berkaitan dengan memilih pengurus organisasi, tetapi juga menjadi latihan awal bagi siswa untuk memahami kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
“Pemilihan Ketua OSIS bukan sekadar ajang memilih pengurus, tetapi merupakan latihan awal untuk hidup bermasyarakat dan bernegara. Melalui pendampingan ini, kami ingin menanamkan prinsip Luber Jurdil, membekali siswa agar mampu mengawasi secara mandiri, mencegah terjadinya politik uang maupun kampanye hitam, serta mendorong kompetisi yang sehat berdasarkan visi dan gagasan,” kata Andi.
Para siswa juga mendapatkan pemahaman mengenai tahapan Pilketos, prinsip langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil (Luber Jurdil), hingga bentuk-bentuk pelanggaran yang berpotensi terjadi selama proses pemilihan.
Di antaranya kampanye di luar jadwal, iming-iming atau politik uang, serta mekanisme melaporkan dugaan pelanggaran secara berani dan jujur.
Pihak SMAN 4 Wajo mengapresiasi pendampingan yang diberikan Bawaslu Wajo. Pembina OSIS menilai edukasi tersebut menjadi bekal penting bagi siswa dalam menjalankan tahapan Pilketos secara tertib dan berintegritas.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pihak Bawaslu Kabupaten Wajo yang telah hadir memberikan edukasi dan pemahaman demokrasi kepada para siswa kami. Ini menjadi bekal yang sangat berharga dalam menyukseskan tahapan Pilketos di sekolah,” ujarnya.
Rangkaian Pilketos SMAN 4 Wajo masih terus berlangsung. Setelah edukasi pengawasan, tahapan dilanjutkan dengan debat terbuka antarpasangan calon pada Jumat (25/9/2026), sebelum memasuki puncak pemungutan suara pada 30 September 2026.
Bawaslu Wajo berharap proses Pilketos tersebut dapat menjadi sarana pembelajaran demokrasi bagi siswa sekaligus membangun kesadaran untuk menjadi pemilih yang kritis, bijak, dan berani melakukan pengawasan partisipatif.
(Fhyr/IC)
