Terkait Dualisme KNPI, PMII Konawe Tarik Diri

[caption id="attachment_3145" align="aligncenter" width="733"] ketua cabang PMII kabupaten Konawe, Kamaluddin (tengah)[/caption]

INILAHCELEBES.ID, KONAWE - Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Konawe secara kelembagaan menarik diri dalam hal dualisme KNPI Kabupaten Konawe.


Hal itu diungkapkan ketua cabang PMII kabupaten Konawe, Kamaluddin saat menggelar Konferensi Pers terkait adanya kisruh di tubuh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), di sekretariat PC. PMII Kabupaten Konawe, Senin (23/10) malam.


“Setelah mengadakan rapat terbatas pengurus cabang, secara kelembagaan kami menarik diri dalam hal dualisme itu,” ungkap Kamaluddin didampingi Sekretaris Umum PMII Konawe, Pijerlin dan wakil ketua III Afendy.


“Selanjutnya PMII Kabupaten Konawe pada hari ini mendukung terhadap kepengurusan yang sesuai dengan histori berdirinya KNPI tahun 1973,” sambung Kamaludin.


Menyikapi persoalan KNPI saat ini, PMII Konawe secara kelembagaan tidak menyetujui terhadap adanya pernyataan dualisme akan tetapi kembali mengacu pada rentetan historis KNPI sebenarnya yang telah ada pada tahun 1973 hingga seterusnya.


Selain itu, Pijerlin menambahkan, secara struktural PMII Cabang Konawe akan selalu berkoordinasi dengan Pengurus Besar PMII dan Pengurus Koordinator Cabang PMII Sulawesi Tenggara.



Laporan: Arman


Editor: Firman

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال