Di Munas IKAKAS, Ini Pesan Kakanwil Kemenag Sulsel



INILAHCELEBES.ID, MAKASSAR - Ratusan Peserta Musyawarah Nasional (Munas) ke-2, Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Alumni dan Keluarga As'adiyah (DPP-IKAKAS) tampak menyesaki aula pertemuan Hotel Wisata UIT, jalan Haji Bau Kota Makassar.

Acara Munas ke-2 IKAKAS ini dirangkaikan dengan Seminar Nasional yang mengambil tema "Menjalin Silaturrahmi dan Merajut Kebersamaan dalam Mengaplikasikan Nilai-nilai Islam Rahmatan Lil Aalamiin dalam Bingkai NKRI" ini, menurut Ketua Panitia H. Muhammad Sahawi diikuti oleh semua pengurus cabang As'adiyah yang tersebar di seluruh Provinsi di Indonesia, khususnya yang berada di Kabupaten Kota se-Sulsel.

Seminar Nasional IKAKAS juga menghadirkan sejumlah pembicara dan tokoh As'adiyah baik yang berkiprah di level Regional maupun Nasional.



Kakanwil Kemenag Provinsi Sulsel Dr. H. Abd. Wahid Thahir, dalam arahannya, Sabtu (14/4/2018) menyampaikan sejumlah pesan di antaranya, sebagai warga yang berhaluan Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja), IKAKAS harus meyakini kehadirannya guna mewujudkan peran sebagai khalifatan fil ard, penerus cita cita Nabi Muhammad SAW sebagai pembawa rahmat bagi seluruh alam.

"IKAKAS sebagai organisasi yang berazaskan Pancasila harus mempunyai komitmen kemasyarakatan dan kebangsaan yang diaktualisasikan dalam bentuk partisipasi aktif di pembangunan masyarakat yang adil dan demokratis," tambahnya.

Kakanwil juga mengatakan, warga As'adiyah hendaknya mampu mengintegrasikan faham keagamaan dan kebangsaan yang mengharuskan IKAKAS berdialektika secara aktif dengan kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara.

"Saat ini, warga As'adiyah juga idealnya menempatkan komitmen perjuangannya terhadap persoalan-persoalan mendasar pada masyarakat dan kemanusiaan yang meliputi pemberdayaan bidang Pendidikan, ekonomi, dan wawasan kebangsaaan melalui pengkaderan-pengkaderan," pintanya.

Akan tetapi, lanjut Kakanwil, IKAKAS sebagai organisasi di bawah Pondok Pesntren As'adiyah harus juga memfokuskan perjuangannya pada misi utama As'adiyah, yaitu penguatan sumber daya santri baik secara konseptual maupun aktualisasi keilmuan di lapangan dengan tujuan agar SDM yang dimiliki As'adiyah memiliki keterampilan, kecakapan, dan pengalaman sebagai bekal ketika terjun di tengah umat.

"IKAKAS jangan bersifat paradoks dengan lingkungan sekitarnya, organisasi alumni ini harus tampil terdepan dalam mengemban amanah dan ajaran pendiri As'adiyah Anregurutta KH. Muhammad As'ad, khususnya dalam upaya mensoalisasikan nilai-nilai Islam yg Rahmatan lil alamin," ujar Kakanwil menutup sambutannya.

Acara Munas ke-2 IKAKAS ini digelar selama dua hari, 14 - 15 April 2018 dengan agenda memilih pengurus IKAKAS untuk periode selanjutnya serta untuk merumuskan program kerja dan kegiatan strategis organisasi Alumni Pesantren yang menjadi rahim bagi lahirnya tokoh-tokoh Ulama terbaik dan ibu dari seluruh pesantren di Sulsel, yakni As'adiyah. (Wrd)

Editor: Fhyr

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال