Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

no-style

Jalur Wajo - Bone Tergenang Air, Wakil Ketua DPRD Wajo Langsung Terjun ke Lokasi

Thursday, January 24, 2019 WIB Last Updated 2020-07-27T10:06:08Z
[caption id="attachment_8057" align="aligncenter" width="894"] Wakil Ketua DPRD Wajo, Rahman Rahim saat meninjau lokasi banjir[/caption]

INILAHCELEBES.ID, Wajo - Curah hujan tinggi yang terjadi di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan, menyebabkan sejumlah kabupaten terendam banjir sejak Selasa (22/01/2019) kemarin.

Hal yang sama juga terjadi di Kabupaten Wajo. Beberapa kecamatan terendam akibat luapan air Sungai Walennae.

Atas kondisi itu, Wakil Ketua DPRD Wajo, Rahman Rahim langsung terjun ke daerah-daerah yang tergenang banjir, seperti Kecamatan Sabbangparu dan Pammana, Rabu (23/01/2019).

Saat meninjau jalan trans Sulawesi yang menghubungkan Kabupaten Wajo dan Bone, tepatnya di Cempa, Desa Pallawarukka, Rahman Rahim menilai kondisi jalan tersebut sangat memprihatinkan. Selama beberapa dilakukan pemeliharaan, jalanan di daerah itu selalu mengalami kerusakan.

"Ini merupakan jalan nasional yang menghubungkan Watampone dan Sengkang. Kurang lebih 200 meter kondisi sangat memprihatinkan. Hampir selama enam tahun jalanan ini selalu dipelihara, tidak begitu lama amblas lagi," ujar politisi partai Demokrat ini.



Sekarang ini, kata Rahman Rahim, curah hujan yang tinggi ditambah kondisi jalanan yang amblas sudah mencapai kurang lebih tiga meter itu membuat pengendara bakal terhalang.

"Kami perkirakan, dua sampai tiga jam lagi, jalanan ini sudah tidak bisa dilewati lagi karena ketinggian air semakin bertambah. Jadi bagi masyarakat, kami minta untuk menahan diri dulu. Kalau memang tidak ada keperluan, jangan keluar dulu," tuturnya.

Dari pantauan di lokasi, nampak puluhan kendaraan terlihat mengantri. Warga setempat tengah berupaya membantu pengendara yang melintas.

Laporan: Firman
Komentar

Tampilkan

  • Jalur Wajo - Bone Tergenang Air, Wakil Ketua DPRD Wajo Langsung Terjun ke Lokasi
  • 0

No comments:

Post a comment

Terkini