Polling Caleg DPRD Sulsel Dapil VIII Soppeng-Wajo, Sufriadi Arif Unggul Telak



INILAHCELEBES.ID, Wajo - Sebuah polling yang dilakukan oleh salah satu media untuk kontestasi calon anggota DPRD Sulsel Dapil 8 Soppeng-Wajo Periode 2019-2024 terus berjalan seiring mendekati hari Pemilu 17 April 2019.

Polling tersebut menempatkan Voter tertinggi Sufriadi Arif (SA) dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) nomor urut 3 mengalahkan beberapa sosok nama besar baik di tingkat partai politik maupun caleg incumbent di daerah pemilihan tersebut.

Polling ini telah dimulai sejak 3 Desember 2018 yang bertujuan sebagai sosialisasi untuk menggambarkan pilihan publik, khususnya di daerah pemilihan Soppeng-Wajo.

Penggagas organisasi kemahasiswaan asal Wajo IKA PERMAWA yang berdomisili di Jakarta tersebut mendapat hasil yang luar biasa dan memuaskan.

Hingga pertanggal hari ini, Senin 7 Januari 2019 Sufriadi Arif (SA) yang juga eks juru kampanye Bupati dan Wakil Bupati Wajo terpilih mendapat perolehan suara 553 atau sekitar 80 %. Selanjutnya disusul urutan kedua dari Partai Hanura Andi Bima Mahesa 463 Vote.

Kemudian pada urutan ketiga dari PAN Muhammad Sukri 430 vote, urutan keempat dari Partai Nasdem Andi Zulkarnain dengan jumlah 164 vote, dan urutan kelima dari Partai Hanura Andi Bakhtiar sebanyak 154 vote.

Sufriadi Arif mengapresiasi dan berterima kasih kepada seluruh tim pemenangannya yang telah bekerja massif dan dia juga tak lupa mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada masyarakat serta pembaca media yang telah menjatuhkan pilihannya pada polling tersebut.

"Terima kasih tak terhingga tanpa terkecuali kepada rekan-rekan semua atas kepeduliannya menjatuhkan pilihannya dalam polling ini,
Ini semua adalah tanda-tanda baik dan kerjasama tim pemenangan yang luar biasa," pungkasnya.

Meskipun demikian, Sufriadi Arif (SA) mengintruksikan kepada seluruh tim pemenangannya untuk terus bekerja menggalang kekuatan dan tak terlena hasil polling tersebut. Pasalnya pertarungan ini masih sangat dinamis pada perhelatan mendatang.

"Dengan ini semua, atas izin Allah ini bagian representasi menuju kemenangan 17 April 2019. Intinya adalah mari kita semua kencangkan seluruh potensi yang ada dan terus bergerak," tutupnya.

Sekadar diketahui, fitur polling tersebut tidak dibuat untuk kepentingan apapun, baik partai atau yang bersifat kampanye untuk mempengaruhi pihak tertentu. (*)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال