Pengendara Keluhkan Minimnya Tanda Peringatan di Sekitar Lokasi Pekerjaan Jalan

[caption id="attachment_11358" align="aligncenter" width="895"] Salah satu pengendara roda empat yang terpaksa memutar balik kendaraannya[/caption]

INILAHCELEBES.ID, Wajo - Adanya perbaikan jalanan di dalam Kota Sengkang, Kabupaten Wajo mendapat apresiasi dari masyarakat.

Meski demikian, minimnya tanda-tanda peringatan yang dipasang di sekitar lokasi pekerjaan jalan juga dikeluhkan pengendara.

Seperti halnya yang terjadi di Jalan Rusa, Sengkang. Sejumlah pengendara, terutama yang datang dari arah Jalan Lembu, terpaksa memutar balik kendaraannya karena adanya perbaikan jalan di lokasi tersebut.

Kondisi tersebut juga disoroti oleh anggota LSM Wajo Anti Korupsi, Gobang yang kebetulan ingin melintas di lokasi tersebut. Dia mengatakan, tanda larangan yang dipasang sangat jauh dari lokasi, menyebabkan banyak pengendara terkecoh.

"Pengendara yang melihat tanda larangan, menyangka ada acara di dekat dari tanda peringatan, jadi belok ke arah BTN Lembu, kemudian kembali ke jalan Lembu menuju Jalan Rusa. Ternyata justru di Jalan Rusa tidak bisa dilewati kendaraan," ujarnya.

[caption id="attachment_11357" align="aligncenter" width="868"] Seorang warga berinisiatif mengatur arus lalu lintas[/caption]

Dia menyayangkan instansi terkait tidak memasang tanda-tanda peringatan yang cukup jelas di sekitar lokasi tersebut.

"Hal itu sangat membahayakan pengendara, terutama saat malam hari. Kami minta kepada dinas terkait untuk memasang tanda-tanda yang lebih jelas di area pekerjaan jalan tersebut. Jangan tunggu ada korban baru mau bergerak," tegas Gobang.

Dari pantauan di lokasi, sejumlah pengendara roda dua bahkan nyaris mengalami kecelakaan akibat minimnya tanda-tanda yang dipasang di lokasi tersebut.

Laporan: Firman

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال