News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

DPRD dan Pemkab Wajo Setujui Ranperda Perubahan APBD 2020 dan Retribusi Pelayanan Pasar

DPRD dan Pemkab Wajo Setujui Ranperda Perubahan APBD 2020 dan Retribusi Pelayanan Pasar


INILAHCELEBES.COM, Sengkang – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo dan Pemerinta Kabupaten (Pemkab) Wajo menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan APBD tahun 2020 dan Retribusi Pelayanan Pasar dalam Sidang Paripurna DPRD Wajo Jumat, (24/9/2020).

Persetujuan bersama tersebut ditandatangani oleh Bupati Wajo H Amran Mahmud, Ketua DPRD Wajo HA. Alauddin Palaguna, Wakil Ketua DPRD I H Firmansyah Perkesi dan Wakil Ketua DPRD II Andi Senurdin Husaini.

Bupati Wajo Amran Mahmud dalam sambutannya mengatakan, hasil kesepakatan ini nantinya akan menjadi bahan proses evaluasi yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk selanjutnya akan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.

“Saran-saran tersebut, akan menjadi perhatian serta bahan evaluasi bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Wajo dalam mewujudkan pemerintahan yang baik utamanya dalam hal pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel di masa-masa yang akan datang,” ujarnya.

Terkait dengan Retribusi Pelayanan Pasar, Amran menjelaskan, perubahan struktur tarif retribusi pelayanan pasar yang mengakomodir penambahan objek baru dan mengatur klasifikasi pasar tradisional/rakyat dalam 4 (empat) tipe pasar berdasarkan luas lahan dan jumlah pedagang.

Selain daripada itu, lanjutnya, dalam Retribusi Pelayanan Pasar ini juga telah mengakomodir retribusi non tunai bertujuan untuk pengelolaan retribusi pasar lebih transparan dan akuntabel, serta lebih mudah dikontrol setiap saat.

“Untuk pengelolaan retribusi non tunai ini penyetoran retribusi dilakukan melalui sistem elektronik, untuk itu Peraturan Daerah Kabupaten Wajo Nomor 29 Tahun 2011 tentang Retribusi Pelayanan Pasar, perlu ditinjau kembali dan disesuaikan dengan perkembangan perekonomian dewasa ini,” ungkapnya.

Dikatakan, retribusi pelayanan pasar bukan semata untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melainkan untuk memberikan fasilitas yang baik kepada masyarakat, memberikan pelayanan yang baik dengan menaikkan retribusi dan dikembalikan dalam bentuk fasilitas kepada Pedagang sehingga masyarakat dapat hidup lebih maju dan sejahtera. (Adv)

Tags

Newsletter Signup

Masukan Email anda untuk mendapatkan Info update Terbaru kami langsung di email anda secara gratis.

Posting Komentar