InilahCelebes.com, Wajo - Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Wajo mengeluarkan pernyataan sikap resmi terkait gelombang demonstrasi yang memanas di berbagai wilayah Indonesia.
Pernyataan ini diterbitkan pada Minggu, 31 Agustus 2025 sebagai respons atas kondisi nasional serta menanggapi surat edaran dari PB PMII dan PKC PMII Sulawesi Selatan.
Dalam siaran pers yang diterima redaksi, PMII Wajo menyampaikan enam poin penting yang menjadi sikap organisasi. Fokus utama mereka adalah menuntut pertanggungjawaban pemerintah dan pihak kepolisian atas jatuhnya korban dalam aksi demonstrasi.
Pernyataan ini dibuka dengan ungkapan duka cita mendalam atas korban yang berjatuhan, termasuk Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online yang menjadi korban penabrakan kendaraan taktis (rantis) milik Brimob, serta empat korban meninggal dunia dalam tragedi kebakaran di kantor DPRD Provinsi Sulawesi Selatan pada 29 Agustus 2025.
PMII Wajo juga menyatakan keprihatinan atas kondisi korban yang masih menjalani perawatan.
6 Poin Pernyataan Sikap PC PMII Wajo
Ucapan bela sungkawa atas jatuhnya beberapa korban pada aksi demontrasi yang dilakukan beberapa hari ini, salah satunya Affan Kurniawan salah satu ojol yang menjadi korban penabrakan beberapa hari yang lalu, dan juga 4 korban meninggal atas tragedi kebakaran kantor DPRD Provinsi Sulawesi Selatan yang terjadi pada tanggal 29 Agustus 2025 kemarin, serta bentuk keprihatinan kepada korban yang masih di rawat sampai hari ini.
Menuntut dengan tegas kepada pihak Pemerintah untuk memberikan respon yang bersifat solutif dan bertanggung jawab atas berbagai persoalan yang terjadi pada bangsa ini yang senantiasa bersifat promasyarakat.
Meminta dengan tegas kepada pihak kepolisian untuk terus mengevaluasi, mengawasi, dan menertibkan oknum-oknum yang melakukan tindakan arogansi terhadap masyarakat.
Mengimbau kepada anggota dan kader PMII se-Kabupaten Wajo tetap menyampaikan tuntutan dan aksi solidaritas serta dukungan moril dalam menanggapi kondisi yang terjadi hari ini dengan tetap memperhatikan aspek-aspek yang menjunjung tinggi nilai moralitas kemaslahatan masyarakat.
Meminta kepada segenap elemen masyarakat dan terkhususnya kepada seluruh sahabat-sahabat PMII se-Kabupaten Wajo untuk tetap menganalisa dengan baik agar tidak mudah tepengaruh dan terprovokasi atas tindakan-tindakan anarkis yang terjadi.
Mengimbau kepada sahabat-sahabat Pengurus Cabang, Pengurus Komisariat, dan Pengurus Rayon tetap menahan diri untuk menganalisa dan mempelajari dengan baik atas kondisi terjadi hari ini.
Pernyataan sikap ini ditandatangani oleh Ketua Umum PC PMII Wajo, Irfan dan Sekretaris Umum, Muh. Ilham sebagai bentuk komitmen organisasi dalam menyikapi kondisi sosial-politik yang terjadi.
Melalui pernyataan ini, PMII Wajo berharap dapat menjadi suara yang mendorong terciptanya suasana damai dan kondusif bagi seluruh masyarakat. (Fhyr/IC)
