Drainase Diperbaiki, Aspal Malah Rusak: PHI Wajo Kritik Keras Pelaksana Proyek

Ruas Jalan Andi Magga Amirullah yang kembali rusak setelah diperbaiki, akibat proyek penggalian drainase.

WAJO, InilahCelebes.com - Perbaikan drainase di sejumlah ruas jalan dalam Kota Sengkang kian gencar sejak Andi Rosman-Baso Rahmanuddin menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Wajo.

Aktivitas yang diharapkan bisa mengatasi persoalan banjir di dalam Kota Sengkang saat musim hujan tiba, tak hanya mendapat respon positif, tapi juga menimbulkan kritikan dari sejumlah pihak.

Pasalnya, pembangunan infrastruktur tersebut merusak jalan aspal di sekitarnya, seperti yang terjadi di Jl Andi Magga Amirullah, Sengkang. Jalanan yang baru beberapa waktu lalu diperbaiki, malah rusak akibat aktivitas penggalian drainase. Warga menuding pihak pelaksana proyek tidak pertimbangkan dampak kerusakan yang ditimbulkan.

Tak hanya itu, sejumlah saluran air dan jaringan gas warga mengalami kerusakan. Diduga juga disebabkan akibat aktivitas proyek penggalian drainase tersebut.


Sorotan yang datang salah satunya dari Ketua Pelita Hukum Independen (PHI) Kabupaten Wajo, advokat Sudirman. Ia meminta agar setiap pekerjaan perbaikan, tidak dikerja asal-asalan.

"Kami apresiasi upaya perbaikan yang dilakukan. Karena itu demi kepentingan kita juga. Tapi jangan jugalah bekerja asal-asalan, terkesan hanya mau cepat selesai, ujung-ujungnya di satu sisi niatnya mau memperbaiki, tapi di sisi lain malah timbulkan kerusakan," ujar Sudirman, Kamis (25/12/25).

"Profesionallah sedikit bekerja. Kalau sudah timbul kerusakan seperti itu, siapa lagi yang mau bertanggung jawab. Itu kan pasti butuh biaya lagi untuk perbaikan. Siapapun pihak yang melakukan perbaikan drainase, harap perhatikan dampaknya kalau bekerja," tegasnya.

Pengawas lapangan yang ditemui di lokasi, tidak memberikan penjelasan teknis terkait alasan pekerjaan drainase dilakukan setelah pengaspalan jalan. “Kami cuma bekerja,” ujarnya singkat.

Di sisi lain, warga menduga pembangunan infrastruktur tersebut tidak melalui perencanaan yang matang.

"Kenapa musti pengaspalan dulu yang dikerja, lalu drainasenya. Harusnya kan drainase dulu baru kerja aspalnya," celetuk salah seorang warga inisial A yang melintas di lokasi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi dari instansi terkait mengenai kondisi tersebut. (Fhyr/IC)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال