![]() |
| Rahman Rahim (tengah) bersama warga setempat saat meninjau langsung lokasi longsor di Desa Mallusesalo, Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo |
WAJO, InilahCelebes.com - Keselamatan warga Desa Mallusesalo, Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo, kini berada dalam bayang-bayang ancaman. Jebolnya tanggul akibat longsor yang kian meluas memicu kekhawatiran mendalam bagi penduduk setempat.
Merespons situasi darurat tersebut, Anggota DPRD Wajo dari Partai Gerindra, Rahman Rahim, terjun langsung ke lokasi untuk meninjau titik kerusakan.
Ancaman Longsor Mengintai Permukiman
Kondisi di lapangan menunjukkan kerusakan yang cukup serius. Longsor diduga kuat dipicu oleh aktivitas tambang pasir yang beroperasi di sekitar lokasi. Hal ini membuat warga yang tinggal di bantaran sungai merasa tidak tenang, terutama saat curah hujan meningkat.
Nure, salah seorang warga terdampak, mengungkapkan rasa was-wasnya melihat retakan tanah yang kian mendekati huniannya.
"Makin lama longsornya makin bertambah dan sudah sangat dekat dari rumah. Kalau tidak segera diatasi, rumah kami bisa jadi korban," keluh Nure dengan nada khawatir saat ditemui, Minggu (4/1/2026) kemarin.
Rahman Rahim: Evaluasi Tambang dan Pasang Batu Gajah!
Melihat dampak kerusakan yang nyata, Rahman Rahim menegaskan bahwa keselamatan rakyat tidak boleh dikompromikan. Ia menyoroti aktivitas pertambangan yang diduga menjadi biang keladi ketidakstabilan struktur tanah di Mallusesalo.
"Tambang pasir di Sabbangparu ini perlu dievaluasi total. Kita tidak boleh membiarkan aktivitas yang menimbulkan kerusakan lingkungan dan keresahan warga terus berlanjut," tegas politisi Gerindra tersebut, Selasa (6/1).
Sebagai solusi jangka pendek yang mendesak, Rahman Rahim meminta pihak otoritas wilayah sungai untuk segera melakukan perbaikan permanen guna menahan laju longsor.
"Terkait kondisi ini, kami meminta pihak BBWS Pompengan Jeneberang untuk segera turun tangan membangun tanggul pengaman menggunakan batu gajah. Ini mendesak demi memastikan keselamatan warga kami," pungkasnya. (Fhyr/IC)

