Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

no-style

Di Rakernas IKAKAS, Prof Nasaruddin: Tantangan Saat Ini, Banyak Paham Islam Garis Keras

Monday, July 08, 2019 WIB Last Updated 2020-07-27T10:16:46Z


INILAHCELEBES.ID, Makassar - Dewan Pengurus Pusat Ikatan Alumni dan Keluarga As’adiyah (DPP-IKAKAS) menggelar Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) periode 2018-2023 yang dirangkaikan dengan Seminar Nasional pada 6-7 Juli 2019 di Hotel Arthama Makassar.

Ratusan alumni As’adiyah dari seluruh pelosok Indonesia menghadiri hajatan satu kali dalam lima tahun tersebut, mulai dari kalangan muda sampai kalangan sepuh, salah satu di antaranya Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA yang saat ini diamanahkan sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta.

"Nasaruddin Umar dalam acara tersebut memberikan wejangan dan nasihat kepada para peserta yang hadir dan tentu menjadi spirit kepada seluruh alumni As’adiyah terkhusus kepada para pengurus IKAKAS," ungkap Ketua IKAKAS, Hasan Basri.

Dalam tauziyahnya, Nasaruddin Umar mengatakan, hari ini Indonesia mempunyai banyak tantangan dan rintangan dengan banyaknya aliran-aliran, seperti Syiah, Wahabi, dan paham-paham Islam garis keras, tindakan-tindakan radikal dan anarkis mengatasnamakan Islam bahkan dibarengi teriakan jihad dan Allahu Akbar, sungguh memprihatinkan.

"Seolah-olah ajaran Islam meligitimasi kekerasan, pengrusakan, pembakaran, dan main hakim sendiri," ujar Prof Nasaruddin.

Untuk menghadapi tantangan-tantangan tersebut, khususnya di Sulawesi Selatan, lanjutnya, Pondok Pesantren As’adiyah harus diperkuat baik dari segi kualitas maupun kuantitas, bahkan harus diperkuat dengan anggaran dari pemerintah setempat.

"Karena As’adiyah inilah yang mampu memproteksi mayoritas Muslim sunni di Sulawesi Selatan. Sehingga ke depannya alumni As'adiyah mampu mewarnai Sulsel dan Indonesia pada umumnya," pungkas Prof Nasaruddin.

Penulis: Takdir/Editor: Fhyr
Komentar

Tampilkan

  • Di Rakernas IKAKAS, Prof Nasaruddin: Tantangan Saat Ini, Banyak Paham Islam Garis Keras
  • 0

No comments:

Post a comment

Terkini