WAJO, InilahCelebes.com - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Wajo kembali menunjukkan taringnya.
Setelah melakukan unjuk rasa pada Senin (15/9) lalu, mereka kini mendatangi kantor DPRD Kabupaten Wajo untuk mengawal Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait aspirasi yang telah mereka sampaikan.
Dipimpin oleh Ketua PC PMII Wajo, Irfan, para mahasiswa ini hadir untuk memastikan komitmen anggota dewan dalam menindaklanjuti tuntutan mereka.
"Kehadiran kami di sini untuk memastikan keseriusan DPRD Wajo dalam menindaklanjuti seluruh aspirasi yang kami sampaikan. Kami juga ingin memastikan seluruh pihak terkait hadir dalam RDPU ini," tegas Irfan, Senin (22/9/2025).
Aspirasi yang mereka sampaikan mencakup masalah-masalah krusial di Kabupaten Wajo, antara lain:
- Tambang Ilegal dan dampaknya yang merusak lingkungan serta merugikan masyarakat.
- Penggunaan Trotoar dan Bahu Jalan yang tidak sesuai peruntukannya, terutama untuk aktivitas berdagang.
- Parkir Semrawut di Kota Sengkang yang menjadi sumber kemacetan dan kecelakaan.
- Tunjangan Perumahan Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Wajo.
"Kami berharap semua pihak terkait segera menindaklanjuti aspirasi kami. Tolong libatkan kami saat turun ke lapangan agar kami dapat memastikan bahwa tuntutan ini benar-benar dijalankan," tambah Irfan.
RDPU ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Wajo, Firmansyah Perkesi, dan dihadiri oleh para wakil ketua serta anggota dewan dari empat komisi.
Tak hanya itu, pihak-pihak terkait juga turut hadir, seperti Kapolres Wajo, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, dan beberapa pejabat terkait lainnya, serta sejumlah pemilik usaha tambang pasir.
Dalam kesempatan tersebut, Firmansyah Perkesi meminta seluruh pihak yang hadir untuk memberikan penjelasan kepada PMII Wajo sebagai pihak penyampai aspirasi.
"Setelah RDPU ini, kita berharap ada tindak lanjut dari aspirasi yang disampaikan oleh adik-adik dari PMII Wajo ini," pungkas Firmansyah. (Adv)

