Misteri Mayat di Kebun Desa Batu Terungkap! Polres Wajo Ringkus Pelaku dalam Sehari

Aparat kepolisian yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Wajo, IPTU Fahrul, berhasil mengamankan terduga pelaku berinisial AL (17)

WAJO, InilahCelebes.com - Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Wajo bergerak cepat mengungkap kasus penemuan mayat yang sempat menggemparkan warga Desa Batu, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, pada Kamis (14/5/2026).

​Hanya dalam waktu kurang dari 24 jam, aparat kepolisian yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Wajo, IPTU Fahrul, berhasil mengamankan terduga pelaku berinisial AL (17). Pelaku ditangkap di kediamannya yang berlokasi di Dadeko, Kecamatan Larompong Selatan, Kabupaten Luwu.

​Berdasarkan data kepolisian, korban diketahui bernama Muh. Algi Aprisal, seorang pelajar yang beralamat di Temboe, Kecamatan Larompong Selatan, Kabupaten Luwu.

​Sebelumnya, warga Desa Batu dikejutkan oleh penemuan sesosok mayat di area perkebunan milik seorang warga bernama H. Made. Peristiwa tersebut sempat memicu keresahan di tengah masyarakat sebelum akhirnya pihak kepolisian berhasil mengungkap kasus ini dalam waktu singkat.

​Kapolres Wajo, AKBP Muhammad Rosid Ridho, melalui Kasat Reskrim IPTU Fahrul menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari penyelidikan intensif di lapangan.

​“Melalui olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi-saksi, serta pengumpulan alat bukti, terduga pelaku akhirnya berhasil kami amankan dalam waktu kurang dari 1x24 jam untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” ungkap IPTU Fahrul, Sabtu (16/5/2026).

​Pengungkapan cepat ini dinilai sebagai wujud keseriusan aparat penegak hukum dalam memberikan rasa aman sekaligus memastikan setiap tindak pidana diproses secara tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

​Saat ini, penyidik Sat Reskrim Polres Wajo masih melakukan pendalaman lebih lanjut terkait motif dan kronologi pasti kejadian guna melengkapi berkas penyidikan.

​Di samping itu, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. (Fhyr/IC)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال