SABBANGPARU, InilahCelebes.com - Warga Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan mengeluhkan kelangkaan tabung gas LPG subsidi 3 kilogram yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Selain sulit diperoleh, harga gas melon juga disebut dijual jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) di tingkat pengecer.
Berdasarkan informasi dari salah satu pengecer yang identitasnya enggan di publikaskan, harga LPG 3 kilogram di sejumlah pengecer di Kecamatan Sabbangparu diduga mencapai kisaran Rp30.000-Rp35.000 per tabung.
Kondisi tersebut dikeluhkan masyarakat karena semakin membebani kebutuhan rumah tangga, terutama di tengah kondisi perekonomian yang masih lesu.
Ia juga membenarkan kelangkaan tabung gas melon itu. Diungkapkannya, keterbatasan pasokan telah berlangsung selama sekitar tiga pekan terakhir.
"Biasanya kami diberi jatah 50 tabung setiap order. Tapi sudah tiga minggu ini stok selalu langka. Banyak warga yang bolak-balik ke tempat kami, tapi stok masih kosong," ujarnya saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Minggu (12/7/2026).
Menurutnya, minimnya pasokan membuat pangkalan tidak mampu memenuhi kebutuhan masyarakat yang setiap hari mencari LPG subsidi. Akibatnya, sebagian warga terpaksa membeli di tingkat pengecer dengan harga yang jauh lebih mahal.
Ia berharap pemerintah dan pihak terkait segera mengambil langkah untuk mengatasi kelangkaan tersebut agar distribusi LPG subsidi kembali normal. Pasalnya, tabung gas 3 kilogram merupakan kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya rumah tangga dan pelaku usaha mikro.
Sejumlah warga menduga, kelangkaan disebabkan karena meningkatnya aktivitas petani yang menggunakan tabung melon untuk kepentingan pengairan sawah.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari instansi maupun pihak terkait mengenai penyebab kelangkaan LPG 3 kilogram di Kecamatan Sabbangparu maupun langkah penanganan yang akan dilakukan. (Fhyr/IC)
