WAJO, InilahCelebes.com - Kisruh turnamen domino SMS Cup I ternyata tidak hanya dipicu oleh komplain dari para peserta. Perhelatan yang digelar di kawasan Stadion Andi Ninnong pada Sabtu–Minggu (9–10/5/2026) ini juga menuai protes dari sejumlah warga serta para atlet basket dan voli.
Keluhan tersebut bermula dari dialihfungsikannya lapangan basket dan voli menjadi arena perlombaan domino. Kondisi ini dianggap mengganggu jadwal latihan para atlet yang tengah bersiap menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
Hal itu diungkapkan oleh Ansarullah, salah satu pemain basket yang rutin menggunakan fasilitas tersebut. Ia menyayangkan penggunaan lapangan olahraga aktif untuk kegiatan yang bersifat non-fisik.
"Sesama penggemar olahraga, tentu kita saling mendukung, apalagi jika ada cabor lain yang mengadakan ajang tertentu. Namun, yang kami sayangkan adalah lapangan basket dan voli yang aktif digunakan oleh umum maupun anak Porprov justru dipakai untuk lomba domino," ujar Ansarullah, Minggu (10/5/2026).
Selain masalah jadwal, Ansarullah mengkhawatirkan penggunaan meja dan kursi di atas lapangan dapat merusak permukaan lantai fasilitas tersebut. Ia berharap ke depannya penyelenggara lebih bijak dalam memilih lokasi tanpa harus mengorbankan cabang olahraga lain.
"Jika ke depan ingin mengadakan turnamen domino, jangan sampai menggusur cabor yang aktif menggunakan lapangan tersebut," tegasnya.
Menanggapi keluhan tersebut, penyelenggara kegiatan yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Sufriadi Arif, enggan memberikan penjelasan lebih lanjut saat dikonfirmasi.
"Selesai acara baru saya tanggapi. Saya kawal acara dulu," jawabnya singkat. (Fhyr/IC)

