Kolam Air Mancur RTH Callaccu Sengkang Dipenuhi Sampah, Warganet Soroti Kesadaran Pengunjung dan Pengelolaan


WAJO, InilahCelebes.com – Kondisi kolam air mancur di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Callaccu, Sengkang, menjadi sorotan publik setelah seorang pengunjung membagikan foto dan keluhannya melalui media sosial, Sabtu (6/6/2026) malam.

Dalam unggahan yang beredar di sejumlah grup Facebook, terlihat kolam air mancur yang berada di tengah kawasan RTH dipenuhi sampah plastik dan kemasan makanan. Fasilitas yang dibangun untuk mempercantik taman kota itu diduga tercemar akibat ulah sebagian pengunjung yang membuang sampah sembarangan.

"Tempat ini dibangun sebagai ruang publik untuk kita nikmati bersama, jadi sudah sepatutnya kita jaga kebersihannya bersama," tulisnya dalam unggahan yang dibagikannya ke sejumlah grup Facebook.

"Fasilitas umum yang indah hanya akan bertahan jika kenyamanan dan kebersihan menjadi tanggung jawab setiap pengunjung. Yuk, kita buang sampah pada tempatnya karena kebersihan sebagian dari iman," sambungnya.

Unggahan tersebut langsung menuai beragam tanggapan dari warganet. Sebagian besar menilai rendahnya kesadaran masyarakat menjadi penyebab masih sering ditemukannya sampah di area fasilitas publik, termasuk di kolam air mancur RTH Callaccu.

"Pernah ada saya tegur buang puntung rokok di kolam ini, dia jawab 'magi na iko maelo murusu i' (Kenapa kamu yang mau urus itu?)," komentar salah satu warganet.

Warganet lainnya mendorong adanya sanksi tegas bagi pelanggar aturan kebersihan.

"Kasih peringatan denda bagi yang buang sampah sembarangan jikalau tak ada kesadaran dari masyarakat akan kebersihan lingkungan," warganet lain menimpali.

Selain menyoroti perilaku pengunjung, sejumlah komentar juga mempertanyakan pengawasan dan pengelolaan kawasan RTH Callaccu oleh instansi terkait.

"Tabe, RTH kan di bawah naungan DLH, jadi setiap OPD ada struktur jabatan, secara otomatis setiap Kabid, Kasi yang punya tanggung jawab. Semestinya ada yang bertugas, jangan di ruangan semua tinggal, seharusnya ada petugasnya di RTH," ujarnya.

Kritik yang lebih tajam juga datang dari warganet lain yang menilai persoalan pengelolaan RTH telah berlangsung sejak awal pembangunan.

"Dari awalnya saja pembangunan sampai digunakan bermasalah, sampai pemeliharaannya tidak ada. Susah memang tumpang tindis kebijakan, penghijauan saja tidak teratur. Namanya proyek miliaran, jadi masyarakat masa bodoh," cetus warganet lainnya.

Meski demikian, beberapa saat setelah unggahan tersebut viral, pemilik akun kembali membagikan kondisi terbaru kolam air mancur yang telah dibersihkan dari sampah. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Wajo atas respons cepat yang diberikan.

"Saya ajak kepada seluruh pengunjung agar membuang sampah pada tempatnya. Kasihan pemerintah kalau masalah sampah saja mau diurus terus," ujarnya.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa keberadaan ruang publik yang nyaman dan bersih tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada kesadaran masyarakat untuk menjaga fasilitas bersama. (Fhyr/IC)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال