SABBANGPARU, InilahCelebes.com - Musibah kebakaran menghanguskan satu unit rumah panggung di Pajalele, Dusun Tosiang, Desa Bila, Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, pada Senin (15/6/2026) sekitar pukul 15.15 WITA.
Rumah tersebut diketahui milik pasangan suami istri, Ambo Intang (53) dan Siti Rabiyah (49). Siti Rabiyah sendiri merupakan seorang tenaga pendidik yang sehari-hari mengajar sebagai guru di SDN 243 Liu.
Beruntung, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp200 juta karena seluruh bangunan rumah beserta isinya rata dengan tanah.
Kronologi Kejadian: Rumah dalam Keadaan Kosong
Kapolsek Sabbangparu, AKP Rezky G, bersama sejumlah anggotanya langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan di area kebakaran guna memastikan situasi tetap kondusif dan mempermudah proses pemadaman.
Menurut penjelasan Kapolsek Sabbangparu melalui Kanit Reskrim, IPDA Surahman, saat petaka itu terjadi, rumah tersebut dalam keadaan kosong tanpa penghuni.
"Pada saat kejadian, korban bersama istrinya sedang berada di RSUD Lamaddukkelleng Sengkang untuk melakukan kontrol kesehatan rutin. Jadi rumah memang dalam keadaan kosong," ujar IPDA Surahman.
Kebakaran pertama kali disadari oleh salah seorang warga setempat yang kebetulan sedang duduk di bawah kolong rumahnya. Saksi tiba-tiba melihat kobaran api yang sudah membesar dari dalam rumah korban, tepatnya bersumber dari arah ruang tengah.
Melihat kobaran api, saksi langsung berlari histeris dan berteriak meminta pertolongan. Warga sekitar yang mendengar teriakan tersebut segera berdatangan dan bergotong-royong mencoba memadamkan api dengan alat seadanya. Namun, karena material rumah didominasi oleh kayu, api dengan sangat cepat merambat dan melahap seluruh struktur bangunan.
4 Armada Damkar Diterjunkan
Api baru berhasil dikuasai setelah petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Wajo tiba di lokasi kejadian. Sebanyak 4 armada mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk berjibaku menjinakkan si jago merah agar tidak meluas ke pemukiman warga lainnya.
Mengenai penyebab pasti kebakaran, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Namun, dugaan sementara mengarah pada masalah kelistrikan.
"Penyebab kebakaran diduga kuat disebabkan oleh adanya korsleting (hubungan arus pendek) listrik di ruang tengah rumah korban," pungkas IPDA Surahman. (Fhyr/IC)

