Berposko di Daerah Rawan Banjir, Ini Gebrakan Mahasiswa KKN Uniprima

Mahasiswa KKN Uniprima mengajarkan praktek pembuatan Hydroponik kepada warga
INILAHCELEBES.COM, Wajo - Ditempatkan di daerah rawan banjir, tidak membuat Mahasiswa KKN Universitas Puangrimaggalatung (Uniprima) Posko 8 Kelurahan Salomenraleng menjadi hilang akal dalam membuat program kerjanya.

Justru, mereka membuat program kerja yang cocok untuk diterapkan oleh masyarakat setempat, baik saat kondisi normal maupun dalam kondisi banjir sekalipun.

Tanaman Hydroponik dianggap cocok untuk dikembangkan di Kelurahan Salomenraleng, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo yang masuk dalam daerah langganan banjir tiap tahunnya itu.

Hal itu yang mendorong Mahasiswa KKN Posko 8 mencanangkan program kerja Penyuluhan Hydroponik dengan dibimbing langsung oleh Sitti Aminah, yang juga selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).

Penyuluhan ini dilaksanakan di Balai Pertemuan Kelurahan Salomenraleng yang diikuti warga sekitar dengan jumlah terbatas, mengingat situasi saat ini masih dalam pandemi Covid-19, Senin (22/03/21).

"Tanaman hydroponik ini tidak memerlukan lahan yang luas. Cukup di pekarangan rumah sudah bisa bercocok tanam. Ketika musim banjir tanaman hydroponik ini bisa diangkat ke rumah, jadi kita tetap bisa menanam dengan teknik hydroponik," ujarnya.

"Manfaat bagi rumah tangga dengan adanya penanaman Hydroponik ini cukup memenuhi kebutuhan rumah tangga terutama sayur-sayuran," tambahnya.

Pemberian materi tentang tanaman dengan sistem hydroponik
Dalam sambutannya, Lurah Salomenraleng, Andi Mursalim Tahir mengatakan, di wilayah ini kelebihan air. Tiap tahunnya terkena bencana banjir. Olehnya itu, dia mendukung mahasiswa KKN ini berinisiatif membuat program kerja tentang tanaman hydroponik.

"Harapan saya kepada seluruh peserta penyuluhan Hydroponik agar kiranya menyimak dengan seksama tentang apa yang dijelaskan pemateri," tuturnya.

Materi penyuluhan langsung disampaikan oleh salah seorang alumni Universitas Puangrimaggalatung dari Fakultas Pertanian, Guna Darman.

Dalam kegiatan tersebut, warga Kelurahan Salomenraleng, khususnya kaum ibu-ibu, diberikan materi seputar manfaat dan kelebihan tanaman hydroponik

Usai menerima materi, peserta juga diberi praktek langsung mengenai cara pembuatan hydroponik sederhana yang dipimpin oleh Herdi, salah satu Mahasiswa KKN Posko 8 dari Fakultas Pertanian (Faperta) Uniprima.

Pada kesempatan itu, mahasiswa tidak hanya memperkenalkan teknik bercocok tanam dengan cara hidroponik, namun mereka juga berkeinginan agar melalui penyuluhan hidroponik ini warga Kelurahan Salomenraleng dapat memanfaatkannya sebagai peluang usaha. (Hrd)

Editor: Fhyr

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال