Dorong PAD Sektor Olahraga, Fery Surachmat Usulkan Transformasi Stadion Andi Ninnong Menjadi Green Sport


​WAJO, InilahCelebes.com - Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Wajo, Fery Surachmat, mendorong optimalisasi aset daerah guna mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pemuda dan olahraga. Dalam rapat koordinasi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, legislator Fraksi PKB ini menyoroti potensi besar Stadion Andi Ninnong yang ia ibaratkan sebagai "harta karun yang tertidur".

​Fery mengusulkan agar kawasan Stadion Andi Ninnong ditata ulang menjadi kawasan Green Sport yang terintegrasi. Menurutnya, infrastruktur olahraga yang sudah ada—seperti lapangan basket, takraw, hingga gateball—membutuhkan dukungan fasilitas penunjang yang memadai untuk menghidupkan aktivitas ekonomi di sekitarnya.

​"Saya melihat ada potensi PAD yang besar di sana. Namun, kita butuh sedikit investasi untuk penataan kawasan agar lebih menarik bagi masyarakat maupun pelaku usaha," ujar legislator asal Dapil I Kecamatan Tempe tersebut.

​Salah satu poin utama yang ia tekankan adalah pembangunan Panggung Kreasi serta penataan stan UMKM. Fery mengusulkan penyediaan sedikitnya 20 gerai yang dikelola secara profesional dengan menyasar segmen milenial.

​"Konsepnya harus tertata, jangan dibiarkan semrawut. Kita bisa mengadopsi kesuksesan kawasan 'Lego-Lego' di Makassar yang menerapkan sistem seleksi menu guna menghindari monopoli serta persaingan tidak sehat," jelasnya.

​Berdasarkan kalkulasi teknis, optimalisasi 20 gerai dengan tarif sewa kompetitif diproyeksikan mampu menyumbang PAD hingga Rp720 juta per tahun bagi Dinas Pemuda dan Olahraga. Selain aspek ekonomi kreatif, ia juga mendorong sinergi lintas sektor, seperti mengarahkan kegiatan olahraga siswa SD dan SMP untuk memanfaatkan fasilitas stadion tersebut.

​Perluasan Sektor Pariwisata
​Tak hanya fokus pada fasilitas olahraga, Fery juga memperluas sorotannya pada pengembangan pariwisata, khususnya di kawasan Danau Tempe. Ia mengusulkan pembangunan dermaga sederhana guna meningkatkan standar keamanan dan kenyamanan bagi para pelancong.

​Fasilitas pendukung tersebut dinilai krusial mengingat aktivitas wisata air di Danau Tempe kian diminati, termasuk oleh wisatawan mancanegara. Ia pun menyarankan agar agenda besar seperti Festival Danau Tempe ditetapkan sebagai event tahunan dengan jadwal yang pasti.

​"Dengan jadwal yang terjadwal jelas, pemerintah daerah dapat lebih mudah menjalin kerja sama dengan asosiasi pariwisata seperti ASITA untuk memperluas jangkauan promosi," tambahnya.

​Fery berharap rangkaian usulan ini dapat diakomodasi dalam perencanaan program tahun 2027. Ia menekankan agar setiap OPD mulai berpikir kreatif dalam menghasilkan pendapatan bagi daerah, bukan sekadar menghabiskan anggaran.

​"Kita ingin kawasan Andi Ninnong menjadi pusat interaksi masyarakat dari pagi hingga malam. Dengan fasilitas yang lengkap, roda ekonomi akan berputar dan PAD kita pasti meningkat," pungkasnya. (Adv Humas DPRD Wajo)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال