MAKASSAR, InilahCelebes.com - Ahmad Muliyadi resmi ditetapkan sebagai Formatur Ketua Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) periode 2025-2027. Keputusan tersebut tertuang dalam Pengantar SK Pengurus Besar (PB) HMI pada Sabtu (2/5/2026), menindaklanjuti hasil Musyawarah Daerah (Musda) ke-XV yang berlangsung khidmat di Kota Palopo pada Februari lalu.
Pasca-penetapan tersebut, kader asal HMI Cabang Wajo ini menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada para senior serta seluruh keluarga besar Badko HMI Sulselbar atas amanah yang diberikan.
Ahmad Muliyadi bukanlah wajah baru di lingkungan HMI Sulselbar. Ia merupakan alumni pascasarjana Program Studi Ketahanan Pangan Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan. Pengalaman organisasinya terbilang matang, mulai dari menjabat sebagai Ketua Umum HMI Cabang Wajo (2021-2023) hingga terakhir dipercaya sebagai Ketua Bidang Media dan Komunikasi Badko HMI Sulselbar (2023-2025).
Dalam kepemimpinannya, Muliyadi menegaskan komitmen untuk membawa organisasi menuju konsep HMI Civil Society. Visi utamanya adalah membangun jembatan intergenerasi antar-kader guna menjawab tantangan zaman yang kian dinamis.
"Amanah ini adalah komitmen bersama. Visi saya berfokus pada penguatan intergenerasi di tingkat cabang menuju HMI Civil Society. Tentu hal ini membutuhkan sinergi dan koordinasi yang kuat dari seluruh cabang di wilayah Sulselbar," ujar Muliyadi.
Ia juga menyoroti fenomena degradasi kader yang mulai dirasakan di tingkat cabang. Sebagai solusi, Muliyadi menekankan pentingnya penguatan akar perkaderan melalui koordinasi intensif, baik secara internal maupun eksternal.
"Badko HMI Sulselbar harus menjadi jembatan yang menghubungkan pengalaman masa lalu dengan tuntutan masa depan. Intergenerasi adalah kunci agar perkaderan tetap relevan dan tidak tercabut dari akar perjuangan," tegasnya.
Menutup pernyataannya, Muliyadi berharap Badko HMI Sulselbar mampu menjadi episentrum yang mencetak kader unggul secara intelektual namun tetap membumi dalam pengabdian.
"Visi intergenerasi ini harus seirama dengan napas perjuangan PB HMI. HMI Sulselbar berperan memahat kader yang tidak hanya tajam secara intelektual, tetapi juga kokoh secara moral. Kita membutuhkan kader yang kehadirannya dirasakan sebagai pengabdian tulus demi kemaslahatan masyarakat luas," pungkas Muliyadi.
